Memperbaiki masalah udara dalam ruangan

Berdasarkan hasil uji udara dalam ruangan, perbaikan dapat dilakukan dengan cepat agar ruangan tetap dapat digunakan. Perbaikan yang diperlukan dapat ditujukan pada seluruh properti, satu bagian atau sistem teknis seperti ventilasi. Sebaliknya, merencanakan perbaikan besar-besaran membutuhkan waktu.

Metode perbaikan yang utama adalah menghilangkan penyebab kerusakan dan memperbaiki kerusakan, serta memperbaiki atau mengganti peralatan yang rusak. Perbaikan dan tindakan umum yang meningkatkan kualitas udara dalam ruangan meliputi:

  • penyesuaian dan, jika perlu, renovasi sistem ventilasi
  • perbaikan kelembaban dan kerusakan mikroba
  • menghilangkan sumber serat
  • meningkatkan pembersihan properti  
  • penyesuaian sistem pemanas
  • penggantian bahan permukaan
  • meningkatkan kedap udara struktur.

Saat memperbaiki struktur yang rusak karena kelembaban dan mikroba, ikuti manual perbaikan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Renovasi properti

Masalah udara dalam ruangan saja tidak menyebabkan perlunya renovasi, namun titik awal renovasi adalah, selain penuaan properti, kebutuhan untuk melestarikan properti diputuskan bersama oleh organisasi kota. Terkadang di properti yang lebih tua, masalah udara dalam ruangan dapat disebabkan oleh alasan yang mungkin memerlukan perbaikan tingkat renovasi yang ekstensif agar dapat diperbaiki secara menyeluruh. 

Perencanaan dan pelaksanaan renovasi besar-besaran bisa memakan waktu lama, bahkan beberapa tahun. Sebelum memulai renovasi, tindakan dapat diambil untuk memperbaiki kondisi dan mengamankan penggunaan properti, seperti memberi tekanan atau menurunkan tekanan pada beberapa ruangan. Kebutuhan akan ruang darurat selalu dinilai berdasarkan kasus per kasus.

Memastikan dan memantau kualitas perbaikan

Keberhasilan perbaikan secara teknis dapat dipastikan dengan bantuan meteran berkelanjutan dan uji pelacak yang dilakukan setelah perbaikan penyegelan. Selain itu, pengalaman pengguna dapat dipetakan menggunakan survei gejala yang dilakukan secara rutin.

Meskipun telah dilakukan perbaikan, ada kemungkinan beberapa pengguna akan mengalami gejala udara dalam ruangan lagi, atau pengguna yang peka terhadap masalah udara dalam ruangan tidak akan dapat kembali ke properti secara permanen.